Cerita Seks Gadis Perenang

Cerita Seks Gadis Perenang

Acara penyelaman di Kepulauan Seribu kali ini, banyak diikuti oleh peserta perempuan yg punya body seksi dan bahenol dan pada acara briefing di kolam renang Senayan, mereka telah datang dgn pakaian renang dan bikini mereka masing2. Tubuh2 perempuan molek dan seksi diumbar-umbar disitu. Diantara banyak body seksi itu ada seorang peserta perempuan yg punya body yg bikin jakun lelaki naik turun dan jantung lelaki deg-deg’an. Bodynya betul2 seksi dan kulitnya mulus bak porselen meskipun kulitnya tidak putih tapi kecoklatan berkilat-kilat ditimpa sinar matahari. Kulit kecoklatan itu malah membuat kesan makin seksi dan panas. Sudah sejak tadi ia curi-curi pandang kepadaku dan matanya melirik kebagian bawah pusarku yg ditutupin celana renang ketat.

Cerita Seks Gadis Perenang

Aaahaaa…. aku tahu, dia rupanya tergiur dengan Penisku yg panjang dan besar. Meskipun tertutupi oleh celana renang, tapi tonjolan Penisku masih terlihat jelas dan perempuan bisa membayangkan seberapa besar dan panjangnya Penisku itu. Aku sengaja memakai celana renang yg kesempitan, agar celana renang itu menutup penisku dengan sangat ketat sehingga Penisku masih menonjol. Dan celana renangku itu sengaja aku pilih yg minimalis, model segitiga, sehingga beberapa helai bulu jembutku yg lebat bermunculan dipinggir-pinggir celana renang.

Sebetulnya perempuan itu, namanya Aryanti, sudah ingin aku terkam namun sayangnya aku keduluan lelaki lain. Rupnya selain aku juga ada lelaki lain yg mengincar perempuan itu untuk dinikmati tubuhnya. Lelaki itu tak lain dan tidak bukan adalah pak Indra, ketua perkumpulan dan atasanku sendiri di club itu. Busyeeeet dah! Aku harus bersaing dgn atasanku sendiri. Diam-diam pak Indra juga punya hobby memangsa anak-anak buahnya sendiri. Aku memutuskan untuk mengalah. Kalau aku tetap ngotot untuk mendapatkan Aryanti, aku bisa berabe! Padahal club diving ini adalah salah satu ladang perburuanku yg paling bagus, karena banyak ceweq seksinya. Biarlah toh lain waktu aku bisa memburunya. Yg penting, sebetulnya perempuan itu juga punya hasrat kepadaku. Tinggal tunggu timingnya saja yg pas!

Cerita Seks Gadis Perenang – Untuk menghapus kekecewaanku karena tidak mendapatkan Aryanti, akupun mengalihkan perhatian kepada perempuan lain. Dan tak lama kemudian ada perempuan lain yg juga seksi dan bahenol yg berhasil kujerat. Namun terus terang saja, dibanding Aryanti, ceweq ini kurang seksi. Aku masih sangat penasaran untuk mendapatkan Aryanti. Karena itu meskipun perempuan itu sudah dalam pelukanku, dicumbu, dicipok dan dientot, aku selalu membayangkan tubuh seksi Aryanti, untuk mendongkrak gairah seksualku. Dalam hati aku beguman “Aryanti, suatu saat nanti kau pasti akan kudapatkan! Dan aku tidak akan membiarkan tubuhmu walaupun hanya sejengkal”.

Acara penyelaman berlangsung dengan sukses. Tidak ada kejadian-kejadian yg buruk. Mungkin karena persiapan yg sangat matang dan cuaca juga sangat mendukung. Saat itu hari sangat cerah, laut sangat bersahabat. Tidak ada gelombang laut yg tinggi atau arus laut yg deras. Seluruh peserta penyelaman sudah tiba dengan selamat di dermaga Ancol, Jakarta Utara. Kami semua tiba di dermaga Ancol ketika hari telah menjelang tengah malam. Suasana ramai saat itu karena para penjemput sudah sejak tadi menunggu dan satu demi satu mereka pulang dengan para penjemputnya.

Ketika satu per satu para peserta meninggalkan dermaga itu, suasana pelan-pelan menjadi sunyi. Hanya tinggal beberapa orang saja yg masih disitu menunggu penjemputnya datang. Aku melihat Aryanti masih disitu. Tampaknya dia masih menunggu penjemputnya. Wah kebetulan aku bisa mendekatinya. Aku lihat pak Indra masih sibuk mengatur kepulangan para peserta penyelaman lainnya. Pasti pak Indra sudah puas menikmati tubuh Aryanti. Aku lihat tadi mereka diam-diam pergi ke suatu tempat dengan perahu. Pasti disana mereka telah bercinta! Mereka mungkin tidak menduga kalau aku tidak pernah lepas memperhatikan sepak terjang mereka disana.

Mereka telah bercinta, bercinta di alam bebas dan liar Sungguh nikmat. Seandainya saja aku yg jadi pak Indra. Aku memperhatikan disekujur leher Aryanti yg jenjang itu ada banyak bekas-bekas merah. Rupanya pak Indra mencupang Aryanti cukup banyak. Aku lihat Aryanti melirik-lirik ke arahku dan ketika aku balas meliriknya, ia pura-pura acuh tak acuh! Tidak salah lagi, ia masih memendam hasrat kepadaku! Bagus! Ini suatu kesempatan yg baik untukku!

Cerita Seks Gadis Perenang – Malam merambat semakin larut. Ini sudah mendekati dini hari. Aku lihat Aryanti semakin gelisah. Berkali-kali ia melihat arlojinya. Tampaknya ia menunggu penjemputnya yg tak kunjung datang. Pak Indra melihat Aryanti yg belum pulang-pulang juga, ia segera menghampiriku.
“Yudhi, tolong kau bantu kepulangan si Aryanti. Kelihatannya penjemputnya tidak datang.! Aku akan mengantar peserta yg lain, kebetulan mereka rumahnya searah dengan rumahku!” katanya.
Kebetulan! Aku juga ingin bersama Aryanti. Tidak usah dikomando lagi, akupun mendekati Aryanti menawarkan jasa mengantar pulang walau saya tidak tahu dimana rumahnya. Aku berlagak jadi pahlawan padahal aku punya maksud2 tertentu padanya. Ada udang dibalik rempeyek eh salah, ada udang di balik batu!

“Belum pulang?”tanyaku basa basi membuka percakapan. Sebuah pertanyaan yg tolol karena ia memang masih disitu.
“Iya nih mas, aku sudah pesan temanku untuk menjemputku disini kemarin sebelum berangkat tapi dianya sekarang tidak datang2. Aku telpon ke hp-nya tidak dijawab.” katanya manja. Ia memanggilku dengan sebutan mas, sebuah sebutan yg terdengar mesra dan manja.
“Dia teman cowoqmu?”
“Ooh bukan. Teman satu kos! Kalau sudah terlalu malam nanti pintu kosnya dikunci sama yg punya rumah! Aku tidak bisa masuk!”

Syukurlah! Ia tidak dijemput oleh pacarnya. Sepertinya dia tidak punya pacar. Kalaupun ia punya pacar, pasti pacarnya akan sewot melihat banyak bekas cupang di lehernya. Sepertinya Aryanti adalah perempuan yg bebas merdeka. Aku jadi lebih mudah untuk mendekatinya.

“Temanmu itu kayaknya tidak datang! Ini sudah tengah malam. Bagaimana kalau saya antar pulang! Kebetulan saya bawa mobil! Kasihan kan melihat kamu pulang sendirian. Malam-malam begini lagi!”

Sekejap Aryanti tampak sangat senang. Matanya berbinar-binar menatapku. Aku tidak tahu apakah ia senang karena aku mau mengantarnya pulang atau karena ia ingin bersamaku. “Yang bener? Mas Yudhi mau mengantarku pulang? Rumahku jauh lho dari sini. Aku tinggal di daerah Depok!”
“Gak masalah! Saya kan pake mobil bisa pergi kemana aja. Lagi pula daerah Depokl tidak aman malam-malam gini, apalagi untuk seorang perempuan”jawabku. Aryanti pun tersenyum sumringah. Wajahnya tampak sangat seksi dibawah terpaan sinar bulan malam itu.

Singkat cerita, Aryanti akhirnya pulang bersamaku dengan menumpang mobilku. Hatiku bersorak gembira! Akhirnya kesempatan yg kutunggu-tunggu datang juga! Sepanjang perjalanan pulang, aku tidak bisa berkonsentrasi penuh menyetir mobil. Berkali-kali aku melirik ke arah Aryanti, mengintip belahan toketnya yg besar mengintip dari balik kaosnya yg tipis, agak transparan dan berbelahan dada rendah. Busyeeeet! Dia gak pake BH! Pak Indra pasti sudah puas meremas-remas toket yg bahenol itu dan menghisap puting teteknya. Sebentar lagi giliran aku yg akan meremas-remas toket itu dan menghisap-hisap putingnya. Nikmat sekali!

Cerita Seks Gadis Perenang

Aryanti memang senang berpakaian seksi. Selain senang memakai baju atau kaos tipis dan berbelahan dada yg rendah, ia juga malas pakai BH. Dan malam itu, di dalam mobilku, ia juga memakai hot pant, celana pendek yg sangat ketat, memamerkan pahanya yg mulus! Ketika mau pindah gigi, aku pura-pura kelupaan meraih tongkat perseneling dan meraba pahanya yg mulus. Aryanti pura-pura tidak tahu. Seprtinya ia senang pahanya aku raba-raba. Lama kelamaan aku jadi makin horny. Batang Penisku jadi making keras, memanjang dan membengkak. He..he..he.. mungkin batang Penisku lebih panjang, lebih keras dan lebih besar daripada batang perseneling mobil ini. Aryanti! Aryanti! Siap-siaplah, batang rudal ini sudah siap tempur. Sebentar lagi kau akan merintih-rintih keenakan kalo batang Penisku menembus memekmu yg hangat itu, he he he. Hmm kayak apa ya memeknya si Aryanti itu? Hangat, becek, lembut, keset dan sempit? Pak Indra pasti tahu karena ia sudah puas menikmati memeknya!

Cerita Seks Gadis Perenang – Aku sudah tak sabar lagi! Kalau bisa tidak usah menunggu esok hari tapi malam ini aku sudah harus dapat menjeratnya dan mengajaknya tidur gumanku dalam hati. Kalau ditunggu besok belum tentu aku akan bertemu dengan dia lagi. Malam ini adalah kesempatan yg sangat baik. Walaupun kami masih letih sehabis mengikuti kegiatan penyelaman, tapi sepertinya kami masih cukup fit untuk bercinta dgn ganas dan liar. Kini apa akalku untuk mencari alasan agar ia mau kuajak ke atas ranjang? Tiba-tiba aku dapat akal yg jitu! Aku segera ungkapkan kepada Aryanti.

“Aryanti, sekarang kan sudah sangat larut malam. Sudah hampir pagi malahan. Kayaknya kos kamu sudah dikunci. Percuma kalo aku antar kamu kesana kamu juga tidak bisa masuk. Bagaimana kalo malam ini kau menginap di tempatku saja.” aku pura-pura berbaik hati menawarkan penginapan kepada Aryanti.

Aryanti tidak segera menjawab. Ia berpikir sebentar dan tampaknya tertarik dengan usulku.
“Hmm boleh juga! Tapi aku tidak enak dgn keluargamu. Mungkin isterimu akan keberatan kalau aku menginap di rumahmu karena aku kan perempuan.”

Aku mau tertawa terbahak-bahak mendengar kata2nya. Isteri? Walaupun aku sanggup mencari isteri namun sampai saat ini aku masih senang hidup bebas tidak terikat oleh perkawinan. Saat ini perkawinan bagiku adalah suatu ikatan yg membatasi kebebasanku.
“Oh jangan kuatir! Aku tidak punya istri. Rumahku cukup besar lagi pula aku sekarang tinggal sendirian. Yg ada hanya seorang pembantu. Ayah dan ibuku sedang ke Australia menengok adikku yg sekolah disana! Kau bebas di rumahku. Bagaimana? Setuju kan menginap di rumahku malam ini? Ayolah, jangan malu2. Ini demi kebaikanmu juga kan? Lebih aman kau ada di rumahku daripada kamu terkunci di luar rumah kos.”

Lebih aman? He..he..he..bukankah aku ini ibarat buaya darat yg siap menerkam mangsanya. Yang tengah membujuk mangsanya untuk dijebak dibawa ke sarangnya? Jika Aryanti pulang ke rumah kosnya, kemungkinan ia tidak jadi mangsa buaya darat sepertiku ini.

Tak susah untuk meyakinkan Aryanti karena alasanku sangat masuk akal! Ia pun tersenyum mengangguk-angguk sambil memandang ke arahku tanda ia setuju. Horeee! Hatiku bersorak! Hampir2 aku tidak dapat menyembunyikan perasaan senangku malam itu. Mangsa yg empuk dan lezat sebentar lagi akan kunikmati!

Aku segera membelokkan mobil menuju ke arah rumahku. Aku menginjak pedal gas kuat-kuat mempercepat lajunya mobilku walaupun jalanan malam itu sangat lengang. Aku sudah tidak sabar ingin segera sampai di rumah. Bukan karena aku mengantuk ingin cepat-cepat tidur, bukan pula aku merasa letih ingin cepat2 beristirahat di rumah tapi ingin cepat-cepat bercinta dgn Aryanti di rumahku, di ranjangku yg hangat dan empuk! Dimana sudah banyak perempaun yg kuseret disana untuk bercinta denganku. Kami pun lalu tidak berkata apa2 lagi tenggelam oleh pikiran masing-masing. Entah apa yg ada dibenak Aryanti saat itu. Mungkinkah ia memikirkan diriku?

Singkat cerita, sampailah kami di rumahku. Aku segera bisa masuk ke dalam rumah karena aku selalu memegang kunci rumahnya, jadi tidak perlu membangunkan si pembantu. Aku pun menurunkan Aryanti di teras depan sementara aku segera menyimpan mobil kesayanganku ke dalam garasi yg terletak di samping rumah. Tampak Aryanti mengagumi rumah ortuku yg besar dan megah. Maklumlah, ortuku adalah mantan pejabat tinggi di masa orde baru, sekitar sepuluh tahun yl. Tidak heran ortuku mampu membeli rumah yg begini megah dan mewah!

Setelah beres menyimpan mobil aku pun membimbing Aryanti menuju kamar tidur yg tersedia untuk tamu-tamu. Sesampainya kami di dalam kamar aku segera mengunci pintu kamar tidur itu dari dalam. Kamar tidur itu sangat besar dan luas, dihiasi ranjang tidur yg besar, empuk dan mewah. Kamar tidur itu memiliki kamar mandi di dalamnya. Kamar tidur itu dihubungkan oleh sebuah pintu menuju kamar lainnya, yaitu kamar tidurku. Aku sering menyelinap dari kamar tidurku melalui pintu itu utk menemui perempuan yg aku bawa ke rumah dan bercinta dengan hot, ganas dan liar di atas ranjang. Tidak jarang pejuhku (air mani/sperma), cairan memek, darah perawan atau kondom2 bekas pakai, celana dalamku, BH atau celana dalam wanita, pembalut wanita berceceran menodai sprei, sarung bantal, tirai jendela, kolong ranjang bahkan wallpaper dinding kamarku karena saking hotnya kami bercinta. Pembantuku yg sudah tua itu sudah cukup maklum dengan tingkah polahku itu dan dia selalu tutup mulut tentang hal itu kepada kedua ortuku.
Dengan sabar ia membersihkan semua bekas-bekas percintaanku itu sebelum dipergoki oleh kedua ortuku. Ortuku tidak tahu sama sekali kejadian itu, mereka hanya tahu aku seorang anak lelaki yg baik-baik dan tidak banyak tingkah. Karena itu mereka sangat memanjakanku. Mereka hanya merasa heran mengapa aku tidak kunjung menikah walaupun mereka tahu pacarku banyak dan sering dikelilingi oleh ceweq2 cantik dan seksi. He..he..he..andai saja mereka tahu busuknya aku ini!

“Nah Aryanti ini kamarmu! Kamu bisa istirahat disini. Ini kamar mandinya kalau2 kamu ada perlu ke kamar mandi. Saya sarankan sebelum tidur sebaiknya kamu mandi dulu. Sudah ada sabun, sampoo dan air hangatnya. Kan enak kalau tidur dengan tubuh yg bersih” kataku sambil menyerahkan handuk dan kimono mandi kepadanya.

“Oh iya terima kasih” katanya sambil menerima handuk mandi itu.”Sepertinya enak sekali ya malam-malam gini mandi dengan air hangat!” katanya.

                                                                                                                                                          

Kumpulan Cerita Seks Seru, Cerita Seks Memek Ibu Kost, Cerita Seks Kenangan, Cerita Seks Kenikmatan, Cerita Seks Tante Girang, Cerita Seks Teman Sekantor, Cerita seks dewasa, Cerita Seks Darah Perawan, Cerita Seks Terbaru, Cerita Seks Anak Kos, Cerita Seks Ayam Kampus, Cerita Seks Janda Hot, Cerita Seks Abg Sange Berat, Cerita Sex Tante Jablay, Cerita Sex Abg 17 Tahun, Cerita Seks Abg Hot, Cerita Seks Model, Cerita Sex Seru, Cerita Seks Abg Birahi, Cerita Seks Pemerkosaan, Cerita Seks Terpanas, Terbaru, Cerita Seks perselingkuhan, Cerita Seks Janda Kembang, Cerita Seks Abg Binal, Cerita Seks Daun Muda, Kumpulan Cerita Seks Bebas, Cerita Sex Didalam Mobil, Cerita Seks Birahi Perawat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.