VIMAX ASLI
Casino Online
Bandar Q
 Poker Uang Asli
ezgif-com-resize-1
ezgif-com-resize
obatpembesarpenis

Ngentot Tetangga Sebelah

VIMAX ASLI Obat Kuat

Cerita Ngentot Tetangga Sebelah.

Berbicara tentang dosa rasanya tak pernah habisnya dan aku rasa bukan hanya aku saja yang pernah berbuat dosa bahkan semua manusia pun pernah berbuat dosa.Begitu pula yang kini terjadi pada diriku yang selalu saja diiringi oleh dosa baik itu Berselingkuh maupun Berzinah sampai kapankah aku selalu diiringi oleh sang dosa itu, berikut Cerita Sex aku kali ini.

Mba Santi sendiri adalah seorang tetanggaku yang bertempat tinggal tepat dibelakang rumahku wanita ini berusia sekitar 31 tahun dan sudah mempunyai suami serta dua orang anak yang satu masih duduk di bangku kelas 4 SD sementara yang lainnya sudah menginjak bangku SMP, suami Mba Santi bekerja sebagai tukang kebun disebuah sekolah negeri dikota.

Ngentot Tetangga Sebelah

Mengenai postur tubuh Mba Santi hingga aku mau untuk bersetubuh dan berselingkuh dengannya tampaknya bukan hal yang terlalu menarik untuk dipaparkan karena postur tubuh Mba Santi bukanlah bagaikan seorang artis yang cantik gemulai dan menggairahkan, dia hanyalah seorang wanita kampung istri seorang tukang kebun dan seorang ibu rumah tangga yang selalu direpotkan oleh urusan urusan keluarga hingga tidak sempat untuk melakukan kegiatan body language renang dan berolah raga seperti kebanyakan orang kaya

Tentulah dapat dibayangkan bagaimana tubuh Mba Santi bentuk badan ibu rumah tangga ini adalah biasa saja atau bahkan oleh sebagian besar pemuda body Mba Santi dapat dipandang sangat tidak menari tinggi badan wanita beranak dua itu sekitar 158 cm dan berat badan 51 kg Anda dapat membayangkan sendiri bagaimana bentuk tubuhnya dengan ukuran seperti itu. Mengenai nafsu dan gairahku terhadap Mba Santi bukan terbentuk dalam waktu yang singkat tetapi nafsu dan gairah itu dapat dibilang mulai terbentuk semenjak aku masih berumur sekitar 17 tahun dan masih menginjak bangku SMP.

Waktu itu aku sering kali bermain main dan mandi disungai yang berada di dekat kampungku dan di saat saat aku bermain dan mandi disungai itulah acapkali Aku Melihat Mba Santi Bertelanjang diri mencuci dan mandi di sungai tersebut dan tidak jarang pula sembari mengintip dia mandi aku melakukan masturbasi karena tidak tahan melihatnya bugil tanpa sehelai kain pun yang menempel ditubuhnya.

Setelah menginjak bangku SMA aku pun tidak pernah lagi pergi kesungai itu baik untuk sekedar bermain atau pun mandi lagi pula aku harus bersekolah di SMA yang berada di pusat kota yang letaknya sangat jauh dari perkampunganku hingga aku terpaksa harus indekost selama kurang lebih tiga tahun masa studiku di SMA dan aku jarang sekali pulang ke rumahku di kampung. Baru sekitar pertengahan tahun 2009 silam aku lulus dari bangku SMA dan kembali ke rumahku di kampung dan setelah lulus dari SMA aku pun masih harus menganggur karena tahun ini aku tidak sukses dalam ujian masuk PTN SPMB terpaksa aku harus mencoba lagi di tahun mendatang untuk dapat diterima di PTN.

Selama menganggur aku seringkali luntang lantung sendiri karena tidak punya pekerjaan dan apalagi teman temanku semasa kecil dulu ternyata kebanyakan sudah menempuh studi diperguruan tinggi dikota dan sebagian lagi sudah bekerja dan jarang sekali pulang sehingga Cerita Sex kondisi perkampunganku acapkali terlihat sepi akan para pemuda yang banyak terlihat pastilah hanyalah bapak bapak atau ibu ibu dan beberapa anak yang masih kecil.

Dihari hari itulah aku kembali sering pergi ke sungai dimana aku selalu bermain dan mandi sewaktu aku masih kecil dulu suatu ketika pada saat aku sedang pergi memancing disungai tanpa sengaja mataku menatap beberapa wanita yang sedang mandi dan mencuci di sungai itu dan diantaranya ternyata adalah Mba Santi.Ketika itu body Mba Santi tampak sudah sangat berbeda dengan yang pernah aku lihat dahulu saat aku masih kecil sekarang tubuhnya tampak lebih gemuk dan pantatnya pun tampak lebih besar dan perutnya tampak agak sedikit membuncit karena kegemukan.

Pada awal aku melihat body tubuh wanita berumur 31 tahun itu sedang mencuci aku tidak tertarik sama sekali karena dia terlihat tidak seksi dan tidak menggairahkan bagiku hingga aku meneruskan niatku Cerita Sex untuk memancing ikan pada hari itu setelah beberapa saat berlalu tanpa sengaja mataku tertuju lagi pada Mba Santi yang mulai melepaskan pakaian yang dikenakannya penisku begitu kerasnya menegang saat melihat dia melepas celana dalam hitamnya.

Kulihat dia tampak kesulitan melepaskan celana dalam yang ketat itu karena saking besarnya ukuran pantatnya sesaat kemudian dia mulai membasahi tubuhnya dengan air gairah seksku serasa tidak tertahankan lagi waktu melihat Mba Santi yang telah bertelanjang bulat dan telah basah oleh air itu mulai menggosokkan sabun ke tubuhnya.Wanita yang sudah bersuami itu menggosok gosok tubuhnya dan beberapa kali meremas payudara dan menggosok pantatnya dengan sabun ingin sekali aku turun mendekati dan mengajaknya untuk bersetubuh di waktu dan tempat itu tetapi masih ada beberapa wanita lain di sana.

Aku masih memikirkan resiko yang sangat besar yang dapat aku terima jika saja dia tidak mau melakukan hubungan badan denganku atau suaminya mengetahui tindakan kami dan bagaimana tindakan orang kampung jika sampai mengetahui perzinahan kami sehingga aku pun memutuskan menahan gairah yang sangat kuat itu kemudian aku bergegas pulang dan tidak meneruskan niatku memancing pada hari itu. Saat tiba di rumah pikiranku masih saja terganggu oleh bayangan Mba Santi Tubuhnya celana dalam hitamnya pantatnya payudaranya pikiran itu terus saja menggangguku setelah berpikir beberapa saat akhirnya aku memiliki ide untuk dapat bersetubuh dengan tetanggaku itu dan akhirnya aku memutuskan untuk mulai menggaet Mba Santi agar mau melakukan hubungan suami istri denganku.

Mulai saat itulah aku acapkali bermain main ke rumah Mba Santi saat suami dan anak anaknya tidak berada di rumah dan tidak jarang pula aku bercanda dan menggodanya maka hubungan yang menarik pun tampaknya mulai terbentuk di antara aku dan ibu berumur 33 tahun itu tampak sekali bahwa dia juga menaruh gairah terhadapku. Suatu ketika pada saat Mba Santi sedang menyetrika pakaian di ruang tamunya dengan memberanikan diri aku berusaha mengungkapkan maksud gairah dan keinginanku kepada tetanggaku itu dan ternyata keinginan nafsu dan gairahku tidak bertepuk sebelah tangan.

Ternyata wanita itu juga memiliki rasa ketertarikan yang sama terhadapku setelah tampak jelas bahwa di antara kami berdua memang saling menaruh ketertarikan akhirnya aku menjelaskan kepadanya bahwa kami tidak mungkin melakukan hubungan suami istri Perselingkuhan dan Perzinahan itu dirumahnya ataupun di rumahku.Aku pun memaparkan padanya bahwa kami hanya bisa melakukannya di tempat lain misalnya saja di hotel murahan di kota hal itu dimaksudkan agar suami dan anak anaknya atau pun tetangga tidak mengetahui perbuatan kami Setelah dia setuju akhirnya kami pun memutuskan waktu dan tempat yang pas untuk melaksanakan niat tersebut.

Suatu sore tepat pada waktu yang kami sepakati aku pergi ke kota untuk menyewa sebuah taksi yang akan mengantarkan kami ke hotel yang kami maksud.Selama beberapa saat bernegosiasi dengan sopir taksi akhirnya tercipta kesepakatan dan sopir pun mau mengantar kami setelah aku masuk ke dalam mobil sopir mulai menjalankan mobilnya menuju tempat dimana Mba Santi sedang menunggu yaitu di sebuah taman di pinggiran kota.

Sekitar maghrib akhirnya kami tiba di sebuah taman di pinggiran kota tempat Mba Santi sedang menunggu kemudian aku meminta sopir agar memperlambat laju Cerita Sex mobilnya Setelah beberapa saat terlihat seorang wanita berpakaian rok terusan sedang berdiri di seberang jalan dan tampak melihat ke arah mobil kami Dan aku meminta sopir untuk menghentikan laju mobilnya.

Setelah itu aku keluar dan menghampiri Mba Santi menggandeng tangan dan mempersilakannya masuk ke dalam taksi Setelah kami berdua masuk ke dalam mobil aku meminta sopir untuk menjalankan mobilnya ke arah hotel yang kami maksudkan lalu dengan perlahan lahan mobil melaju ke arah kota tempat hotel yang kami maksudkan berada. Beberapa saat di dalam mobil aku dan Mba Santi tampak kaku karena di antara kami sendiri belum pernah bercinta sama sekali dan hubungan spesial kami masih baru saja dimulai Kemudian aku memulai perbincangan dan dengan diselingi oleh canda dan guyonanku akhirnya kami berdua dapat saling berinteraksi dengan baik bahkan lama lama pembicaraan kami pun berlanjut ke arah yang jorok jorok dan tampaknya Mba Santi tidak berkeberatan dengan hal itu dan dia tampak begitu bergairah.

Selang beberapa menit berlalu aku mulai menciumnya pertama kali dia tampak terkejut melihatku berani menciumnya sedetik kemudian aku mulai mendekatkan wajahku ke arah wajahnya dan mulai mencium dan mencumbu leher wanita 33 tahun itu pada awalnya dia menahan tubuhku dengan kedua tangannya seolah dia tidak ingin aku melakukan hal itu.Tetapi aku terus saja berusaha mendekatkan wajahku ke arah lehernya untuk mencumbunya baru setelah beberapa lama akhirnya Mba Santi tampak pasrah dan membiarkanku mencium dan mencumbu lehernya.

Nafasnya mulai tampak ngos ngosan karena gairah seks yang dirasakannya dan sesekali dia mengeluarkan suara suara desahan yang sangat merangsang dan membuat jantungku semakin berdegub kencang. Kemudian aku mulai melepas kaos yang aku kenakan lalu dengan masih bercelana panjang aku kembali mencumbu wanita beranak dua itu selama bibirku sibuk mencumbu bibir dan leher tetanggaku itu tangan kananku sibuk memegang pinggang pantat dan sesekali meremas payudara Mba Santi yang masih mengenakan pakaian lengkap itu.Beberapa menit kemudian tangan kananku mulai meraba raba punggungnya dan mencari cari letak resleting rok terusan yang dikenakan Mba Santi setelah menemukannya dengan tanpa henti aku terus mencium dan mencumbu wanita itu sambil aku berusaha menurunkan resletingnya dan kemudian berusaha menyibak sedikit Cerita Sex demi sedikit pembungkus tubuh wanita 31 tahun itu.

Lalu akhirnya terlihatlah buah dada besar Mba Santi yang masih terbungkus BH berwarna hitam dengan menciumi dan sesekali menggigit gigit lehernya tangan kananku meraih tali BH nya dan mulai menurunkannya ke bawah sementara itu tangan kiriku meraih tali BH yang satu lagi dan mulai menurunkannya ke bawah.

Disela sela cumbuan dan ciuman kami tangan kananku menyusup masuk ke dalam BH Mba Santi Dan setelah mendapati payudara besarnya tangan kananku tak henti hentinya meremas remas buah dada montoknya belum puas aku melakukan hal itu aku berpaling ke arah sopir yang tampak sedang sibuk mengendarai mobilnya dan mengatakan kepadanya untuk mengurungkan pergi ke hotel yang kami maksudkan dan minta agar dia menjalankan mobilnya untuk berkeliling kota saja dan memintanya untuk memperlambat laju mobil serta menjelaskan kepadanya bahwa aku akan menambah biaya taksinya setelah dia setuju aku kembali berpaling ke arah Mba Santi dan dia Cerita Sex tersenyum kearahku kemudian aku kembali mencumbu wanita tetanggaku itu.

Beberapa saat kemudian aku mulai melepas celana panjang dan celana dalam yang aku kenakan dan meminta Mba Santi untuk melepas seluruh pakaian yang dikenakannya sedetik kemudian kami berdua telah sama sama telanjang bulat tanpa sehelai kain pun yang melekat di tubuh kami. Keringat yang membasahi seluruh tubuh Mba Santi semakin menambah gairah seksku karena tubuh montoknya tampak semakin mengkilat dan  SEX  menggairahkan kemudian aku meminta wanita bersuami itu untuk mengangkang diatasku.

Sambil menghadap ke arahku sementara itu aku dengan penis yang masih terus menegang dan yang tak hentinya mengeluarkan lelehan cairan bening air madzi duduk bersandar di tengah jok belakang kemudian aku meminta wanita dengan dua anak itu untuk menduduki aku dan membenamkan penisku ke dalam lubang anusnya. Kenikmatan yang sangat luar biasa aku rasakan saat perlahan lahan penisku mulai terbenam didalam lubang anus Mba Santi betapa nikmatnya seks itu betapa nikmatnya tubuh wanita yang sudah berumur 31 tahun ini wanita yang sudah bersuami memiliki dua anak dan masih tetanggaku ini sungguh nikmatnya peristiwa saat itu dalam benakku terbayang seandainya saja kenikmatan Perselingkuhan perzinahan ini tidak pernah berakhir andaikan saja kami berdua bisa terus bersetubuh tanpa mencapai titik puncak kepuasan detik detik perselingkuhan itu kami rasakan bagaikan di surga nikmat dan menyenangkan.

Mba Santi yang telah mengangkang di atasku dan telah membenamkan penisku ke dalam lubang anusnya terus saja menggerakkan pantatnya ke atas dan ke bawah terus mengocok penisku yang terjepit nikmat di dalam lubang anusnya diantara kenikmatan luar biasa yang terus aku rasakan tanganku tidak henti hentinya meremas remas pantat Mba Santi mengusap usap pinggangnya dan sesekali meremas remas buah dadanya yang montok itu.Tidak jarang dengan gerakan pantat Mba Santi ke atas dan ke bawah itu membuat sesekali penisku yang tegang dan basah itu terlepas keluar dari lubang anusnya hingga aku sesekali harus memperbaiki posisi penisku agar masuk kembali ke dalam lubang anus wanita montok tetanggaku itu.

Beberapa menit berlalu aku meminta Mba Santi untuk mengalihkan gerakan pantatnya sesaat kemudian dia mulai memutar mutarkan pantatnya terkadang searah jarum jam dan kadang pantatnya juga memutar berlawanan jarum jam antara goyangan goyangan pantat Mba Santi yang nikmat itu dari mulutku sesekali keluar desahan dan rintihan.Suara itu adalah refleksi dari kenikmatan luar biasa yang aku rasakan selama dalam melakukan perzinahan dan perselingkuhan dengan Mba Santi Perzinahan dan Perselingkuhan yang nikmat dengan seorang wanita yang sudah bersuamikan tukang kebun dan sudah memiliki dua anak yang bertubuh montok berpantat dan berbuah dada besar.
Selama beberapa menit berlalu goyangan goyangan berputar pantat Mba Santi yang nikmat hampir membuat aku mencapai titik klimaks buru buru aku meminta Mba Santi untuk mengangkat pantatnya agar penisku terlepas dari jepitan lubang anusnya Aku tidak ingin secepat itu mencapai puncak kepuasan dan secepat itu menyudahi hubungan suami istriku dengan Mba Santi.

Kemudian aku berdiam diri sejenak dan mengatur nafasku yang ngos ngosan sementara itu Mba Santi tampak sibuk membenahi rambutnya yang awut awutan dan sesekali menyeka keringat yang tampak membasahi seluruh tubuhnya. Setelah nafasku mulai teratur dan aku tidak lagi merasakan akan memuncratkan sperma dan mencapai titik klimaks maka aku pun kembali menatap Mba Santi yang tampak tersenyum ke arahku kemudian aku memintanya bersandar dijok taksi bagian belakang dan memintanya untuk agak mengangkangkan kakinya agar memeknya dapat jelas terlihat.

Dengan duduk bersandar dan agak merosot kebawah Mba Santi mulai membuka agak lebar kedua kakinya hingga terlihatlah rambut rambut merah kehitaman yang tumbuh lebat disekitar selangkangannya dan sebagian besar lagi menutupi lubang memeknya. Dengan perlahan aku menunduk dan mendekatkan wajahku ke arah Lubang Memek Mba Santi Dengan perlahan lahan aku menyibak rambut rambut merah kehitaman itu dan berusaha mencari letak lubang memek Mba Santi setelah tampak olehku lubang memeknya aku mulai menjilatinya dan sesekali memasukkan telunjukku kedalamnya.

Lantas tampaknya wanita 31 tahun itu mulai merasakan kenikmatan waktu terus berlalu dan aku tidak henti hentinya menjilati dan terkadang memasukkan dua hingga empat jariku ke dalam memek Mba Santi antara desahan dan deru nafasnya yang memburu sembari dengan mata terpejam wanita 31 tahun itu tak jarang meremas remas kedua payudaranya sendiri dan sesekali memelintir dan menarik puting susunya dengan kedua tangannya.

Melihat tubuhnya yang montok dan tingkah lakunya yang seperti itu gairah seksku seperti tidak dapat ditahan lagi perlahan lahan aku berdiri dan mulai mendekap tubuh Mba Santi dan menidurkannya dijok bagian belakang Setelah itu dia mulai membuka matanya dan dengan tampak sangat pasrah dia hanya mendesah ndesah saat aku mulai menindihnya dan dengan perlahan lahan mulai memasukkan penisku yang tegang ke dalam lubang memeknya tak henti hentinya aku menjejal jejalkan penisku ke dalam lubang memek Mba Santi yang hangat lembek lembut Cerita Dewasa dan basah itu.

Beberapa menit kemudian saat aku terus mengocok penisku didalam jepitan hangat memek Mba Santi tiba tiba aku merasakan akan menyemburkan sperma sebagai sebuah tanda bahwa aku akan mencapai titik puncak kepuasan.Serta sekali lagi aku tidak ingin secepat itu mencapai titik klimaks Aku masih ingin berlama lama bercumbu dan bersetubuh dengan tetanggaku ini dengan perlahan lahan aku menarik penisku keluar dari kehangatan memek Mba Santi agar aku tidak memuncratkan sperma secepat itu.

Tetapi terlambat sesaat setelah penisku tercabut keluar dari lembutnya memek Mba Santi aku tidak tahan lagi menahan spermaku yang memaksa keluar dari dalam penisku sehingga cairan putih kental pun muncrat dan berceceran di perut dan sebagian lagi ke buah dada Mba Santi kemudian mulai mengusap dan meratakan cairan kental itu ke perut dan buah dadanya yang montok dan sesekali dia meremas remas payudaranya dengan kedua tangannya.

Sementara itu aku masih berlutut di atas tubuh Mba Santi yang sedang tidur telentang dan dengan tangan kanan aku terus mengocok perlahan penisku untuk mengeluarkan sisa sisa sperma yang masih tertinggal dan merasakan kenikmatan detik detik akhir puncak kepuasanku.Sekarang aku bertanya pada diriku sendiri sampai kapan Cerita Dewasa ini akan berakhir atau tak pernah berakhir tapi aku berharap agar ini tak akan terjadi lagi dilain waktu seiring sirnanya Cerita Sex-Dosa Perselingkuhan Aku.
                                                                                                              
Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Ngentot, Cerita Sex Tante Girang, Cerita Sex Perawan, Cerita Ngentot Mahasiswa, Cerita Sex Abg Ngentot, Cerita Ngentot di Mobil, Cerita Ngentot di Mall, Cerita Ngentot di Bioskop, Cerita Selingkuh, Cerita Sex Pramugari, Cerita Ngentot SPG, Cerita Ngentot Tetangga, Memek Perawan, Ngentot Cewek Bispak, Cerita Ngentot Janda, Ngentot Daun Muda, Cerita Sex Pembantu, Cerita Ngentot Sekertaris, Cerita Ngentot Sekantor, Cerita Ngentot Istri Teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.