Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa

Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa

Tempat Berbagi Cerita Dewasa, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Tante-Tante, Cerita Sex ABG, Cerita Sex Sedarah, Foto HOT, Foto Sex, Foto Dewasa, Foto ABG Sange, Foto Gadis Hyper Sex, Foto SPG Bugil, Koleksi Memek Tante Girang : Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa – Dimana aku mendapatkan cinta disitu maka aku mendapatkan kenikmatan, itulah kebiasaanku. Selalu menyetubuhi setiap cewek yang aku pacari. Kalau saja pertama pacarku gak mau, kelak pasti aku bisa menyetubuhinya dengan berbagai cara. Entah apa yang membuatku seperti itu, sampai sekarangpun aku kebiasaanku itu gak bisa hilang. Pernah saja mau hilang, tapi wakutu itu giliran aku yang mendapatkan cewek suka seks, kembali lagi kebiasaanku yang dulu muncul. Cerita Sex Terbaru

Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa – Aku Renald Cowokk tampan yang selalu mudah mendapatkan kekasih. Karena postur tubuhku yang sangat atletis, dengan tinggi 172cm, berat badan 60kg, rambut gondrong, dan kumis tipis menghiasi wajahku membuat daya tarik lebih dalam diriku. Karena aku dulu pemain basket utama di sekolahku. Dari aku SMA sampai sekarang aku kerja udah gak terhitung berapa cewek yang aku setubuhi. Sungguh pengalaman yang sangat menarik dalam hidupku, Variasi Sex bersama banyak wanita dalam berbagai bentuk. Cerita Sex ABG

Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa

Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa – Sekarang aku kerja di salah satu perusahaan Advertasing besar. Karena rumah yang jauh aku terpaksa tinggal dikos-kosan untuk menyingkat waktu perjalananku. Waktu itu aku tinggal dikos yang menurutku bebas, karena dikos-kosan itu tercampur antara wanita dan laki-laki. Banyak cewek-cewek cantik dikos itu, membuat kebiasaanku kembali muncul. Ditempat kos aku berlagak menjadi orang yang ramah, baik dan pendiam, agar maksud bejadku bisa terlaksana. Hari-hari dikos aku dilalui seperti biasa saja, aku banyak mendapatkan teman disana. Kebanyakan temanku malah perempuan karena dikos-kosan itu antara laki-laki dan perempuan banyak perempuannya. Cerita Sex DaunMuda

Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa – Saat aku di kos, banyak teman-teman wanita ku yang maen dikosku, entah itu untuk minta makanan, ngajak maen game, atau dan yang lain –lain lah, begitu juga dengan teman Cowokk. Kami berbaur dengan bebas dikos-kosan itu. Sampai-sampai datang seorang cewek yang baru saja ngekos disitu. Aku meihat dia sangat cantik, tingginya sekitar 168cm, berat badannya 55kg, dan yang menarik lagi adalah payudara nya yang sangat menonjol ketat. Namanya Vanesa, Saat itu dia memakai kaos strit berwarna merah dan celanalevis  pendek. dengan memkai pakaian yang setrit semua lekuk tubuhnya kelihatan sangat menonjol, hasratku pun seketika muncul. Aku harus bisa mendapatkan cewek ini, HARUS, ucapku dalam hati. Cerita Sex Perawan

Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa – Lama kelamaan akhirnya kita pun akrab, karena bisa dibilang cewek baru itu supel dan mudah bergaul. Aku dan vanesa sering ngobrol saat dikos, bahkan aku sering ngajak dia untuk keluar sekedar mencari makan. Dengan seiringnya kita bersama akhirnya kita pun saling care, dia sering maen kamarku begitu juga sebaliknya aku. Kita sudah saling mengetahui bagaimana diri kita dari cerita-cerita kita saat ngobrol. Sampai suatu Saat itu Aku sedang di dalam kamar dan tiba” ada yang mengetuk pintu kamar kost Aku. Biasa karna Aku orang yang ramah, jadi banyak orang yang mengunjungi kamar kost Aku. Ketika pintu Aku buka. Cerita Sex Tante

“Lagi apa Kamu Renald?”
“Ga lagi ngapa-ngapain..”
“Boleh ga masuk bentar?”
Langsung Aku aku jawab boleh dengan response sangat cepat karna yang ada di balik pintu itu adalah Cewek yang cantik dan tubuh yang sangat seksi banget.

“Wah kamar Kamu berantakan juga ya Renald..”
“Hehehe,, namanya juga anak Cowok,, kan beda sama anak Cewek”
Maklum kamarku saat itu sangat berantakan dan aku sangat malas membereskannya.
“Eh iya Renald punya game apa Kamu?”
“Tuh di atas laptop ada NDs (nitendo Ds)”

Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa – Lantas dia duduk di atas ranjang dan mencari NDs yang ada di atas laptopku, yang sengaja aku letakan di atas ranjang. Biar dekat kaKamu mau nonton koleksi BFku. Langsung saja dia nyalakan NDsnya, dan langsung sibuk bermain game. Ketika itu dia mengunakan setelan celana pendek longgar, dan baju piyama tidur, maklum saat itu waktu sudah menunjukan pukul 8 malam. Tiba” dia bertanya..

“Renald ada game cooking mama ga?”
“Ga ada,, mainin aja yang ada di situ”.

Dia lanut memainkan NDsnya tanpa memikirkan posisi dan caranya duduk yang sangat membuat nafsuku mengebu”. Ketika ku lirik dia sedang duduk dengan posisi menantang, celah di calananya memperlihatkan belahan maqinya, dan caranya duduk pun memperlihatkan belahan dadanya dari balik piyama yang ia kenakan.

“Vanesa benerin tuh cara duduk Kamu..” Aku bilang saja dengan spontan.
“Ohh,, emang kenapa?”
“Itu belahan Memek, payudara Kamu keliatan..” Aku hanya memberitahu saja.
“Hah yang bener?”
“Iya bener suer deh,, apa emang lu lagi nantangin Aku nih?” Aku tanya agak nakal.
“Iya, iya maaf ya,, kayanya u udh nepsong banget ngeliat itu Aku?” Katanya menjawab dengan nada nyeringai.
“Iya nih,, Memek Kamu warnanya bagus sih..” Ku jawab pertanyaannya dengan santai tetapi menusuk.
“Hah?? Warnanya bagus?? Maksud Kamu?”
“Serius Memek Kamu warnanya bagus deh, pink-pink gmna gtu..”
“Ahh,, ga pink juga kali,, mau liat aslinya ga?” Dia menantangku.!
“Emang Kamu ga takut Aku perkosa nanti?”
“Ngapain takut..! Kan Kamu anak baik-baik..”
“Ya udah coba lihat?”

Langsung dia pelorotkan celananya, dan seperti dugaan ku dia sudah tidak mengenakan celana dalam, langsung terpampang menantang Memeknya.

“Vanesa boleh liat yang atas ga?” Tanyaku menantang balik.
Tanpa pikir panjang langsung dia membuka piyamanya, dan dua gundukan yang sedari dulu aku idam”kan untuk kumainkan pun menantangku.
“Vanesa boleh pegang ga?” Kutanya lagi menantangnya.
“Boleh aja, tapi kalau Kamu terlanjur horny Aku ga tanggung ya, eh iya kalau Aku yg horny u harus tanggung jawab juga..” Kata-katanya menyeringai di telingaku.

Langsung saja ku pegang kedua gundukan payudara yang ku perkirakan berukuran 36B. Ketika ku remas lembut gundukan payudara itu dia menyeringain sedikit.

“Aaaaahhhhhhhh,, don’t stop Renald,, letas play with me..” Kata-katanya mulai gak karuan.
“Wah ni Cewek udh horny lg” batinku berbicara.
Lalu untuk sejenak aku hentikan foreplay itu. Dan aku bertanya kepadanya.
“Vanesa Kamu masih Perjaka”
“Udah Laaah lanjutin aja,, mau Aku belah Penis Kamu ga lanjutin foreplay ini sampe selesai besok?” Dia menyela pertanyaanku.

Lalu langsung saja ku lanjutkan foreplay. Dia sekarang sudah mendesah” dengan sangat hebatnya. Dan mukanya sekarang merah padam, payudaranya juga berbintik merah dan berjeplak tanganku yang meremasnya mulai kasar. Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa.

“Vanesa mau lanjutin sampe mana?” Aku menyela desahannya.
“Terserah kamu Renald,, aku milikmu sekarang..”
Yasudah langsung saja aku mainkan Memeknya yang berwarna merah padam itu. Tak berangsur berapa lama dia mengejang dengan dahsyatnya, langsung saja aku dekatkan mulutku de bibir vaginanya, dan ku seruput habis cairan yang keluar dari lubang vaginanya itu. Diapun terkulai lemas di ranjangku. Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa
“Udh puas belum Vanesa?”
“Masi mau ngerasain Penis Kamu Renald..”

Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa – Langsung saja aku menyeringai senang. Dan kubuka cenala boxer + celana dalamku, muncullah Penis yang sudah tegang dengan kerasnya. “Vanesa kenapa bengong?” Menyelah di tengah kebengongan Vanesa yang melihat penisku yang mengacung tegak dengan gagahnya. Maklum punyaku digolongkan ke golongan besar untuk ukuran penis orang asia dengan panjang kira” 20cm dan lebar kira” 4cm. Tanpa pikir lama Vanesa langsung memegang dan mengocok halus Penisku ini. Aku pun merasakan sensasi yang sangat mengenakan. Maklum kaKamu sama Cewek Aku kasar dia mainnya. Taklama kemudian Penisku kurasakan hangat dan lembab, ternyata sudah di kulum saja Penisku.

“Renald ko ga keluar” sih?” Menyela kenikmatan yang sedang aku rasakan, Vanesa heran karna telah 15 menit dia mulai foreplay buat aku, namun Penisku tak kunjung orgasme.
“Iya nih, Aku biasanya kaKamu sama bini Aku udh keluar dari tadi kali..” Ku jawab agar dia semakin giat memainkan Penisku.
“Renald udh ga tahan nih Memek Aku minta di sodok sama Penis lu..”

Setelah berkata dia langsung berdiri dan menindihku, di bimbingnya Penisku menuju lubang Vaginanya. Dan “sek, sek, sek” lama sekali aku usahakan agar Penisku bisa menerobos Memek Vanesa, tapi alhasil nihil.

“Vanesa Memek lu sempit bqnget?, jangan-jangan u masi Virgin lagi?” Ku tanya mengintrogasi.
“Aku udh ga Virgin kok, Aku aja sering ngentot sama si Penis punya Cowok Aku..”
“Wah berarti Vanesa bakal ketagihan nih sama Penis Aku, abis punya Cowoknya kecil sih.. Masa dobrak memek gini aja ga becus..” Batinku berbicara.
“Ayo dong Renald usaha lebih keras lagi..!” Dengan nada sedikit kesal karena Penisku tidak kunjung amblas di Memeknya.
“kamu nungging lah biar lebih enak..” Ku bilang saja padanya.

Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa

Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa – Dan kucoba lagi menyodokan Penisku ke Memeknya. Dan akhirnya pada sodokan kedua masuk sebagian, sodokan berikutnya masuk semua di telan Memek Vanesa yang hangat dan nyaman itu. Aku mulai menggenVanesat Vanesa dengan posisi dogy style.dia tak komentar apapun hanya pasrah dan menahan rasa nikmat itu, selang 30 menit dari sodokan pertama yang tidak berhasil masuk Vanesa sudah orgasme untuk yang kesekian kali, namun dia kewalahan menghadapi aku karna aku belum juga mencapai puncak. Tetapi tak selang beberapa lama setelah aku mulai memainkan putiing payudaranya yang sudah keras sedari tadi itu.

“Vanesa Aku mau keluar, di dalem apa luar?”
“Luar lah Renald, mau bikin Aku bunting Kamu? Nanti laki Aku kecewa sama Aku..!”
“Vanesaaaa…..”
“Renaaaald,, sabar Aku juga………..”
Kamipun orgasme bersamaan dan terkulai lemas di ranjang.

Cerita Sex Liang Kenikmatan Vanesa – Sejak saat itu aku dan Vanesa sering melakukan sex entah di kamar kostku, kamar kost dia, atau bahkan ketika perjalanan bepergian menggunakan Mobilku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.