VIMAX ASLI
Casino Online
Bandar Q
 Poker Uang Asli
ezgif-com-resize-1
ezgif-com-resize
obatpembesarpenis

Cerita Sex Kisah Dokter Prilly

VIMAX ASLI Obat Kuat

SexCrit Situs yang menyediakan Cerita Sex 2016, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Sex Ngentot, Cerita Mesum HOT, Cerita Seks ABG, Cerita Bokep, Cerita Porn, Cerita Seks Dewasa, Foto Sex secara gratis dan selalu update || Cerita Sex Kisah Dokter Prilly – Prilly adalah seorang dokter muda yang baru saja menyelesaikan pendidikan dokternya pada sebuah universitas ternama di Sumatera. Sebagaimana dokter baru ia harus menjalani masa ptt pada sebuah desa di daerah itu. Orang tua dan tunangannya keberatan jika Prilly melaksanakan ptt di daerah itu, selain jauh dari kotanya dan daerah itu masih terbelakang dan terisolir.

Orang tua Prilly sangat keberatan dan ia mengupayakan agar Prilly ditempatkan pada daerah yang dekat dan tidak terisolir itu. Upaya orang tuanya ini gagal karena telah menjadi keputusan instansi pusat dan tidak dapat di batalkan.

Cerita Dewasa Kisah Dokter Prilly

Cerita Sex Kisah Dokter Prilly
Cerita Mesum Kisah Dokter Prilly

Kekuatiran orang tua dan tunangannya amat beralasan, karena Prilly adalah masih muda dan belum mengetahui seluk beluk masyarakat desa itu, ditambah kerasnya kehidupan di desa yang terkenal dengan kebiasaan masyarakatnya yang primitif itu. Selain itu Prilly akan menikah dengan Iqbal tunangannya beberapa bulan lagi. Memang Prilly dan Iqbal telah lama pacaran dan kedua orang tua mereka merestui hubungan mereka.

Prilly adalah seorang gadis yang masih berusia 24 tahun merupakan mahasiswa kedokteran yang memiliki kemampuan yang dapat dibanggakan, sehingga tidak heran ia dalam waktu yang singkat telah menamatkan kuliahnya.

Selain itu ia berparas cantik, memiliki sosok yang membuat lawan jenisnya ingin mendapatkannya, namun hatinya telah jatuh kepada Iqbal yang merupakan pria yang gigih mendapatkannya, hingga ia mau di pertunangkan dengan nya.Iqbal adalah seorang pria yang telah memiliki kehidupan yang mapan pada sebuah BUMN di kota itu, selain itu ia anak dari sahabat ayah Prilly.

Selama mereka pacaran hanya di isi dengan makan malam dan kadang nonton. Mereka berdua tidak pernah melakukan hal yang bertentanggan dengan adat dan agama, sebab masing-masing menyadari suatu saat akan mendapatkannya juga nantinya.

Setelah melalui perjalanan yang melelahkan Prilly dengan diantar ayahnya dan Iqbal didesa itu. Perjalanan dari kotanya memakan waktu selama 1 mhari perjalanan ditambah jalan yang amat rusak dan setapak. Didesa itu Prilly di sambut oleh perangkat desa itu dan kepala dusun. Dengan sedikit acara, barulah Prilly resmi bertugas. Lalu ayahnya dan Iqbal pulang ke kota besoknya setelah mewanti-wanti Prilly untuk berhati-hati.

Hari pertama ia bertugas Prilly dibantu oleh kader kesehatan yang bertugas penunjuk jalan. Prilly menempati salah satu rumah milik kepala dusun yang bernama pak Irfan. Pak Irfan amat disegani dan ia termasuk orang kaya didesa itu.

Usianya sekitar 48 tahun dan memiliki 3 orang istri. Pak inipun sering meminjamkan sepeda motornya kepada Prilly untuk tugas-tugasnya, kadang-kadang ia sendiri yang memboncengkan Prilly saat Prilly ingin ke desa sebelah. Bagi Prilly keberadaan Pak Irfan ini amat membantunya di saat ia hampir putus asa melihat lingkungan desa yang hanya terdiri dari hutan dan jalan yang hanya bisa ditempuh dengan sepeda motor.

Karena sering diantar kedesa desa lainnya, seringkali tanpa disadari oleh Prilly telah membuat paka Irfan menaruh rasa ingin memiliki dari diri paka Irfan, apalagi jika dalam berboncengan seringkali dada Prilly yang montok itu bersentuhan dengan punggung paka Irfan. Sebagai laki-laki normal iapun merasakan ingin yang lebih jauh lagi. Prilly merasa ia tak bisa bertugas jika tanpa dibantu pak Irfan.

Suatu hari saat pulang dari desa tetangga, mereka kehujanan dan hari saat itu hujan turun dengan derasnya.Lalu dengan buru-buru pak Irfan mempercepat kendaraannya , secara otomatis Prilly memegang pinggang pak Irfan dengan erat dan dalam suasana itu pak Irfan dapat merasakan kehangatan dan sentuhan dada Prilly dengan nyata. Lalu mereka sampai di kediaman Prilly yang merupakan juga rumah milik pak Irfan. Sesampai didalam rumah, Prilly masuk kekamar dan mengganti pakaiannya dengan kimono handuk, sedang pak Irfan ia pinjami handuk untuk ganti pakainan yang basah itu.

Saat Prilly berganti pakaian tadi pak Irfan mengintipnya dari celah pintu kamar itu. Jakunnya naik turun karena melihat kehalusan dan kemulusan kulit tubuh Prilly seluruhnya. Dengan langkah pasti ia duduk di ruang tengah rumah itu karena diluar hari hujan.

“Wah, hujannya deras sekali pak.” kata Prilly,
“Bagaimana jika nginap disini saja pak.”
“Ooooo.. terima kasih bu. Kalau hujan reda saya akan pulang…” terang pak Irfan.
“Baiklah pak…” jawab Prilly.

Lalu Prilly kedapur dan membuatkan kopi untuk pak Irfan.

“Pak, ini kopinya ..”.
“Wah kopi… bisa begadang saya malam ini bu.”
“O.. ya.. pak .. apa perlu saya ganti dengan teh hangat?” jawab Prilly.
“Ohh… nggak usah buk.. ini juga nggak apa.” timpal pak Irfan, sambil memandang kearah Prilly.

Hingga saat itu hujan belum reda dan paka Irfan terpaksa nginap di rumah itu. Prilly terus menemani paka Irfan ngobrol tentang pekerjaan hingga rencana ia akan menikah. ceritasexterbaru.net Pak Irfan mendengarnya dengan penuh perhatian dan sesekali mencuri pandang dada Prilly. Prilly tak enak hati jika ia meninggalkan pak Irfan sendirian malam itu karena pak Irfan telah banyak membantunya. Sedang matanya mulai ngantuk. Sedang hiburan di rumah itu tidak ada karena tidak adanya jaringan televisi. Melihat Prilly yang mulai ngantuk itu lalu pak Irfan menyuruh Prilly tidur duluan.

“Bu, tidur aja dulu biar saya diluar sini.”
“Wah saya nggak enak ni pak masa pak Irfan saya tinggal.”

Prilly memaksakan dirinya untuk terus ngobrol hingga jam menunjukan pukul 9 00 wib yang kalau didesa itu telah larut ditambah hujan deras. Dari tadi pak Irfan terus memperhatikan Prilly karena suasana malam itu membuatnya ingin mengambil kesempatan terhadap Prilly dengan tidak menampakkan keinginannya. Padahal saat itu tanpa di sadari Prilly pak Irfan telah duduk disamping Prilly.

“Bu… Prilly.., dingin ya buk..” kata pak Irfan.
“Ya pak…,” sahut Prilly.. dengan pasti pak Irfan, meraih
tangan Prilly.
“Ini bu, saya pegang tangan ibu ya.., biar dinginnya hilang….” bisik Pak Irfan.

Prillypun membiarkan pak Irfan meraih tangannya, memang ada hawa hangat yang ia rasakan. Lalu pak Irfan melingkarkan tangannya di bahu Prilly dan mengelus balik telinga Prilly, padahal itulah daerah sensitif Prilly. Kepala Prilly lalu rebah di bahu pak Irfan dan seperti sepasang kekasih pak Irfan terus meransang daerah peka di tengkuk dan bahu Prilly.

Prillypun meresapi usapan dan elusan lembut laki-laki yang seusia dengan ayahnya itu, matanya hanya merem melek. Mungkin karena suasana dan cuaca yang dingin membuat Prilly membiarkan tindakan Irfan itu. Pak Irfan lalu berdiri, dan menarik tangan Prilly hingga berdiri. Prilly menurut, lalu ia tuntun kekamar yang dan menyilahkan Prilly berbaring.

“Bu, tampaknya ibu capai.” kata pak Irfan.
“Ya pak..” kata Prilly.

Pak Irfan keluar kamar dan mengunci pintu rumah itu dan memeriksa jendela lalu ia masuk kekamar Prilly kembali sambil menguncinya dari dalam. Ia sudah tidak sabar ingin menggauli Prilly yang telah menjadi obsesinya selama ini malam itu. Pak Irfan berjalan kearah Prilly, yang saat itu duduk ditepian ranjang.

“Pak.. koq di kunci?” tanya Prilly.
“Biasalah bu, jika malam hujan begini kan biar hawa dingin nggak masuk…” timpal pak Irfan.
“Bagaimana bu apa masih Dingin?” tanyanya.
“Iya pak…” angguk Prilly.

“Baiklah buk bagaimana jika saya pijitin kepala ibu itu biar segar.” kata pak Irfan
“Silahkan pak…” jawab Prilly. Lalu Prilly duduk membelakangi pak Irfan dan pak Irfanpun naik ke ranjang itu dengan memijit kepala dan tengkuk Prilly.

Padahal yang dilakukannya adalah meransang Prilly kembali untuk bisa mengusainya. Sebagai laki-laki berpengalaman tidaklah susah bagi Pak Irfan untuk menaklukkan Prilly, yang ia tahu belum begitu tau tentang dunia sex dan laki-laki. Dengan gerakan lembut dan pasti usapan tangannya mulai dari tengkuk hingga balik telinga Prilly. Prilly … menutup matanya menikmati setiap gerakan tangan pak Irfan. Dari dekat pak Irfan dapat merasakan dan menikmati kehalusan kulit Prilly.

Beberapa saat lamanya pijitan Irfan itu telah turun ke punggung dan diluar kesadaran Prilly kimononya telah turun dari bahunya dan yang tinggal hanya Bh yang menutup payudaranya. Bh itupun dengan kelincahan tangan pak Irfan jatuh dan sempat dilihat pak Irfan bernomor 34b. Masih dari belakang gerakan tangan pak Irfan lalu meremas payudara Prilly. Prilly sadar dan menahan gerakan tangan Pak Irfan..

“Sudah pak…, jangan lagi pak…” sambil memakai kimononya kembali sedang bhnya telah terjatuh.

Pak Irfan kaget dan ia memandang mata Prilly, ada nafsu tertahan, namun ia harus mulai memasang strategi agar Prilly, kembali bisa ia kuasai.

“Maaf bu.., kalau tadi saya lancang.” kata pak Irfan.

Prilly diam saja. Sedang saat itu pak Irfan hanya selangkah lagi bisa mengusai Prilly. Lalu pak Irfan berjalan keluar dan ia tinggalkan Prilly. Kemudian ia balik lagi kekamar itu, dan duduk disamping Prilly, pakaian Prilly saat itu acak-acakan.

“Bu…, apa ibu marah?” tanaynya.
“Tidak pak tapi sayalah yang salah. Padahal selama saya pacaran dan tunangan belum pernah seperti ini.” terang Prilly. Pak Irfan manggut-manggut mendengar perkataan Prilly. Cerita Sex 2016

Cuaca malam itu tetap hujan deras dan dingin udara terus menusuk tulang, pak Irfan mengerti jika Prilly khawatir sebab ia masih perawan, namun tekadnya sudah bulat bahwa malam itu Prilly harus bisa ia gauli. Dalam kebiusan sikap Prilly saat itu, pak Irfan kembali meraih tangan Prilly dan menciumnya, Prilly diam membisu, lalu pak Irfan memeluk Prilly dan tidak ada penolakan dari Prilly, Rupanya Prilly saat tadi telah bangkit birahinya namun karena ingat akan statusnya maka ia menolak pak Irfan. Dijari Prilly memang melingkar cincin tunangan dan pak Irfan tidak memperdulikannya.

Dengan kelihaiannya, kembali Prilly larut dalam pelukan dan alunan nafsu yang di pancarkan laki-laki desa itu. Sekali sentak maka terbukalah kimono Prilly, hingga terbuka seluruh kulit tubuhnya yang mulus itu, tanpa bisa ditolak Prilly.Dengan penuh nafsu pak Irfan memilin dan membelai dada putih itu hingga memerah dan dengan mulutnya ia gigit putingnya. Keringat telah membasahi tubuh Prilly dan membuatnya pasrah kepada pak Irfan.

Sebelah tangan Irfan turun dan merongoh cd Prilly dan memasuki lobang itu yang telah basah. Lalu ia buka dan tubuh Prilly ia baringkan. Ia amat bernafsu sekali melihat belahan vagina Prilly yang tertutup oleh sedikit bulu halus. Pak Irfanpun lalu membuka baju dan cdnya, hingga mereka sama-sama bugil diatas ranjang itu. Penis Irfan amat panjang dan besar. Prilly saat itu tidak tahu apa-apa lagi.

Pak Irfanpun lalu membuka kedua kaki Prilly dan mengarahkan penisnya kebelahan vagina Prilly. Beberapa kali meleset, hingga dengan hati-hati ia angkat kedua kaki Prilly yang panjang itu kebahunya, dan barulah ia bisa memasukan kepala penisnya.

“Aduhhhhhh pak.. aughhhhghhhhh… ghhh… sakit pak…” jerit Prilly.

Pak Irfan lalu menarik penisnya kembali. Lalu dengan mulutnya ia beri air ludah ke pinggiran lobang vagina itu biar lancar. Kemudian ia ulangi memasukan penisnya. Dengan hati2 ia dorong masuk dan kepala penis masuk…

“Auuuuuggggkkkk…” jerit Prilly.
“Sebentar bu…” kata Pak Irfan.
“Nanti juga hilang sakitnya buk…” terangnya lagi.

Sekali hentak maka seluruh penisnya masuk dan ia maju mundurkan. Padahal saat itu Prilly merasa dilolosi tulangnya. ia gigit bibir bawahnya menahan rasa nyilu dan sakit saat penetrasi tadi.Pak Irfan telah berhasil merobek selaput dara Prilly, hingga kelihatan tetesan darah di paha mulus Prilly saat itu dan membasahi sprey yang kusut.

Tangan pak Irfanpun terus memilin payudara Prilly dan kembali menahan pinggul Prilly. Lebih kurang 20 menit ia maju mundurkan penisnya kedalam vagina Prilly sedang Prilly telah 2 kali orgasme, barulah ia muntahkan spermanya didalam rahim Prilly. lalu ia tetap diam diatas tubuh Prilly. Terlihat ketika itu, tubuh putih mulus Prilly berada dibawah tubuh pak Irfan yang masih membelai dada dan menjilat bibir dan lidah Prilly. Kedua tubuh manusia itu penuh keringat. Di sudut mata Prilly ada air mata karena keperawanannya telah hilang bukan karena tunangannya tapi oleh laki-laki tua itu.

Ia tidak punya pilihan lain karena telah terlanjur di setubuhi Pak Irfan. Hingga menjelang pagi pak Irfan kembali mengulang permainan sex itu dengan Prilly, hingga Prilly merasakan kenikmatan dan mengetahui rahasia dalam permaianan dewasa. Iqbal tidak ia ingat lagi dan saat itu ia terbelenggu oleh gairah dan nafsu yang di berikan pak Irfan.

Sejak saat itu, hub kedua insan yang berbeda umur sangat jauh itu terus berlangsung di rumah itu , kadang-kadang di gubuk milik pak Irfan di tengah hutan daerah itu. Prilly merasa heran karena laki-laki seumur pak Irfan masih memiliki stamina yang prima dalam berhubungan. Tidak heran jika pak Irfan memiliki 3 orang istri dan memiliki 3 orang anak yang telah dewasa.

Irfanpun bermaksud untuk menjadikan Prilly istrinya yang ke 4 karena ia amat bangga bisa memerawani seorang Dokter dari kota dan cantik. Untuk itulah ia terus berusaha menyetubuhi Prilly hingga bisa hamil oleh bibitnya. Prillypun sulit melepaskan diri dari pak Irfan. Ia sedang berpikir untuk membatalkan pertunangan dengan Iqbal, karena bagaimanapun ia sudah tidak perawan lagi. Cerita Sex 2016, Cerita Sex Mesum, Cerita Sex Ngentot, Cerita Sex Dewasa, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Hot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.