VIMAX ASLI
Casino Online
Bandar Q
 Poker Uang Asli
ezgif-com-resize-1
ezgif-com-resize
obatpembesarpenis

Cerita Sex Desahan Wartawati Baru

VIMAX ASLI Obat Kuat

SEXCRIT situs yang menyediakan Cerita Sex 2016, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Sex Ngentot, Cerita Mesum HOT, Cerita Seks ABG, Cerita Bokep, Cerita Porn, Cerita Seks Dewasa, Foto Sex secara gratis dan selalu update || Cerita Sex Desahan Wartawati Baru – Kinanti baru saja diterima menjadi seoran wartawan di sebuah media cetak yg cukup ternama. Banyak yang heran dengan keputusannya, karena secara fisik Kinanti lebih cocok menjadi seorang model dibandingkan menjadi wartawan.

Kinanti mempunyai lekuk tubuh yang indah, buah dada yg bulat menggiurkan, pantatnya terlihat padat,tinggi badannya lumayan,membuat ia terlihat anggun, rambutnya yg panjang terawat, matanya yg indah seolah menghipnotis tiap pria untuk bertekuk lutut dihadapannya.

Cerita Dewasa Desahan Wartawati Baru

Cerita Sex Desahan Wartawati Baru
Cerita Mesum Desahan Wartawati Baru

hari itu jum’at. satu hari menjelang deadline, Kinanti harus membuat laporan tentang kegiatan pelacuran di jakarta, terutama menjelang bulan ramadhan. Seperti biasa dalam mencari berita , Kinanti selalu pergi sendiri. padahal tak ada seorangpun yang akan menolak jika ia minta ditemani, namun ia merasa lebih leluasa sendiri.

Kinanti mengunjungi sebuah kompleks pelacuran untuk mencari berita, sebelumnya ia sudah mengontak seorang pemilik warung minum di kompleks itu untuk memandunya dalam mencari berita sekaligus jadi pelindungnya, untuk itu Kinanti sudah membayar cukup uang.

Dan tentu saja kedatangan Kinanti ke tempat itu sangat menarik perhatian, beberapa lelaki hidung belang menggodanya, namun mereka tak berani macam macam karena Kinanti ditemani oleh pemilik warung yg mantan preman, sehingga bisa dikatakan liputan Kinanti saat itu berjalan lancar.

jam menunjukan pukul satu malam saat Kinanti telah menyelesaikan liputannya. Kinanti beristirahat sejenak di warungnya Pak Bowo, dialah yang sedari tadi mengantar Kinanti berkeliling kompleks pelacuran itu. Sambil ditemani secangkir kopi panas , Kinanti mengecek hasil liputannya sekali lagi, dia merasa lega akhirnya tugasnya selesai juga, tinggal diketik dan diserahkan pada redaksi besok, dan ia akan liburan sehari.

Selagi asyik dengan rekamannya, beberapa orang masuk ke warung itu, dari tampangnya jelas terlihat jika mereka adalah preman wilayah sini.

“eeh…siapa nih…?”seorang yg berbadan paling besar melihat Kinanti,otomatis Kinanti menjadi pusat perhatian disana, karena tak ada siapapun lagi disana, smentara pak Bowo sedang di belakang.

“oohh..ternyata nona wartawan…..gimana non..udah puas…?” tanya orang itu lalu tertawa. Kinanti hanya mengangguk pelan dan tersenyum sopan, nada bicara org ini membuatnya tak nyaman, apalagi teman teman org ini kemudian berdiri di belakang Kinanti seolah bersiap siap untuk melakukan sesuatu.

Melihat gelagat buruk, Kinanti segera bangkita dari tempat duduknya. namun ia kurang cepat, orang di depannya telah menerkam dia sehingga Kinanti terdorong ke dinding warung, tangan orang itu mulai meraba raba tubuh Kinanti.

“PAK BOWO..PAK BOWO…TOLONG….TOLONG..PAK…” Kinanti berteriak berharap pak Bowo mendengarnya.

tak lama pak Bowo muncul dari belakang, membuat Kinanti merasa lega. orang itupun menghentikan aksinya walaupun ia masih mencengkram kuat lengan Kinanti.

“pak tolong pak…mereka mau berbuat yg tak senonoh pada saya..” seru Kinanti sambil berusaha melepaskan diri. usahanya berhasil dan ia segera menghampiri pak Bowo.

“kenapa non Kinanti..?” tanya pak Bowo
“itu pak..mereka mau kurang ajar sama saya..” jawab Kinanti
“lalu …?”
“tolong suruh mereka pergi pak….”

pak Bowo kemudian memandang Kinanti, dan Kinanti merasakan ada yg berbeda dari sorot mata pak Bowo.

“wahh..non…..mereka kan berlima..bapak sendirian…gimana bapak ngusirnya…?” kata pak Bowo, namun tidak ada nada ketakutan dari bicaranya, hal ini membuat sebersit ketakutan muncul di pikiran Kinanti, ternyata pak Bowo juga terlibat.

“ayo..bawa ke kamar belakang aja…” kata pak Bowo, segera para preman itu menarik Kinanti ke kamar belakang yang memang sedari tadi telah disiapkan oleh pak Bowo.

Kinanti didorong masuk ke sebuah kamar kosong, kelihatannya kamar ini biasanya dipakai oleh para pelacur jika menerima pelanggannya.

“tolong…jangan…..kenapa kaliaan ini….” Kinanti memohon
“dasar perempuan tolol..berani beraninya kemari…sendirian pula…”jawab seorang preman
“tapi..tolong..saya hanya wawancara….tidak akan ada yg dirugikan….”kata Kinanti lagi
“bodo amat…!!!….Mamad ….ucup..ayo….” dia memerintah anak buahnya.

segera mereka mendorong Kinanti terjatuh ke tempat tidur, kedua tangan Kinanti kemudian diikat ke atas kepala ujung tempat tidur , smentara seorang yg lain berusaha melepaskan celana jeans yg dipakai Kinanti. agak sulit karena Kinanti terus meronta, namun akhirnya berhasil juga. kemudian satu persatu kancing baju Kinanti dilepas, sehingga kini paha Kinanti yang mulus dan buah dada Kinanti yg montok terexpose.

Kinanti mendengar suara laci dibuka, rupanya si pimpinan preman, Renald , baru saja mengambil gunting lalu kemudian mendekati Kinanti. Renald kemudian menelurusi lekuk tubuh Kinanti perlahan dengan gunting sampai akhirnya ia menggunting lepas bra Kinanti dan celana dalam Kinanti. segera Hawa dingin menerpa buah dada Kinanti yg terbuka, membuat putingnya mengeras. Kinanti hanya bisa pasrah karena sadar tak akan ada yg menolongnya disini.

“keras nih…..wahhh…terangsang juga nih cewek….” kata Renald sambil memainkan puting Kinanti.
Kinanti hanya bisa memejamkan mata dan memalingkan muka sementara Renald meremas remas buah dadanya.

“ucup..bikin dia panas dulu nih…” kata Renald. tawaran yg langsung disambut gembira oleh ucup.
“thanks ..boss…”

Kinanti tak berani melihat, tapi ia bisa mendengar jika kini ucup sedang melepaskan pakaiannya sendiri, kemudian ia merasakan jari jari yg menyentuh dan memainkan vaginanya.

“toolong..jaangann…” Kinanti hanya bisa memohon dan menangis
namun ucup tak mau mendengarnya , ia terus memainkan vagina Kinanti dengan jari jarinya, hal ini membuat Kinanti sangat kesakitan dan tersiksa apalagi vaginanya masih kering.

“hei..kalian..coba bawa air seember kemari sama bawa handycam gue…..cepetan…” Renald menuruh anak buahnya yg lain. dan tak butuh waktu lama untuk mereka memenuhi perintah boss nya.

“gimana cup….?’” tanya Renald
“masih sempit boss…..perawan nih kayaknya…” jawab ucup
” bagus..bagus….”
Renald mendekati Kinanti dan bertanya
“kamu masih perawan…..bener..?”
Kinanti hanya bisa mengangguk pelan, tubuhnya terguncang karena isak tangis.

Renald lantas membuka ikatan Kinanti di tempat tidur untuk kemudian mengikat tangan Kinanti ke belakang punggung.

” berlutut ..dilantai..ayo….” perintah Renald.

ucup segera memaksa Kinanti untuk berlutut di lantai, belum sempat berpikir sesuatu yg keras memukul pipinya. Kinanti terkejut, penis Renald kini menegang keras dihadapan wajahnya, selama ini ia belum pernah melihat secara langsung penis laki2.

Renald segera memaksa memasukan penisnya ke mulut Kinanti, penisnya yg besar membuat mulut Kinanti terlihat penuh, juga tentu saja membuat dian tersedak dan sulit bernafas. Renald dengan kasar mendorong dorong kepala Kinanti dan menahannya beberapa saat menikmati kehangatan bibir gadis cantik ini, sampai akhirnya ia menarik keluar penisnya dari mulut Kinanti.

Kinanti merasa lega , ia terbatuk dan berusaha menarik nafas , smentara ia merasakan beberapa tangan menjamahi tubuhnya denga kasar, ikatan di tangannyapun sudah dilepas.

Tiba tiba Kinanti kembali ditarik jatuh ke kasur, kini ia bisa melihat jika seluruh lelaki di kamar itu telah telanjang bulat, Kinanti bergidik melihat penis penis mereka yg sudah menegang, penis yg beberapa saat lagi akan mengacak acak keperawanannya. salah seorang dari mereka bahkan sedang merekam semua kejadian yg terjadi.

Renald segera menindih tubuh Kinanti, menjamahi dan mencubiti buah dadanya dengan gemas, lalu mengulum dan menyedotnya dengan kasar, sebelum Kinanti sempat berteriak , ucup telah membungkam mulut Kinanti dengan ciumannya yg ganas, lidah ucup dengan liar bermain di dalam mulut Kinanti.

Kinanti hanya memejamkan mata dan menangis tertahan, air mata mulai mengalir.

Kinanti berteriak tertahan dan mata terbelalak, saat tiba tiba vaginanya ditembus oleh penis Renald. kali ini Kinanti mencoba berontak dan melepaskan diri, namun semakin dia meronta, Renald semakin keras dan brutal memompa vaginanya, sehingga semakin menambah kesakitan pada diri Kinanti.
Renald terus memacu tubuh Kinanti, sementara kawan – kawannya memberi semangat, kadang muncul komentar2 jorok ditimpali tertawa.

setelah sekian lama akhirnya Kinanti merasakan suatu tegangan, tak lama kemudian dia merasakan sesuatu yg hangat dalam dirinya, Renald telah mengeluarkan sperma didalam.
Renald kemudian bangkit dan tertawa puas,namun siksaan Kinanti belum berakhir, kini di atas tubuhnya telah ada pak Bowo dengan penis yg bahkan lebih besar dari milik Renald.
Kini sambil menatap penuh nafsu wajah Kinanti, pak Bowo menembus vagina Kinanti dengan penisnya. meskipun darah perawanan dan cairan bekas Renald membuat penis pak Bowo masuk lebih lancar, namun vagina Kinanti masih sempit,sehingga tak mengurangi kesakitan Kinanti, bahkan krn besarnya penis pak Bowo, kesakitannya malah lebih terasa.

“aahhh…ahhhh…bangsaaatt…kaa…liaann…. aahh h…” umpat Kinanti.

Mamad segera membungkam mulut Kinanti dengan penisnya, kini sambil tubuhnya masih ditindih oleh pak Bowo, ia juga harus mengoral Mamad. tak satupuin kejadian itu yang luput dari rekaman handicam Renald. tak lama kemudian lagi lagi ia merasakan cairan hangat di vaginanya, dan semburan cairan asin di mulutnya.

Kinanti hendak memutahkan cairan itu namun kepalanya ditahan Mamad sehingga, ia terpaksa menelan sperma Mamad. Setelah pak Bowo, kini giiran yg lain menindih Kinanti dan memperkosanya dengan kasar. Kinanti sudah pasarh, air matanya sudah mengering, ia hanya memejamkan mata membayangkan ia tak disana, membayangkan semua itu tak terjadi.

ucup kemudian membalikan tubuh Kinanti, dan penisnya kini menga cak acak pantat indah Kinanti, hal ini membuat Kinanti sangat tersiksa dan kesakitan

“AAAHH….JANGAN DISANA…SAKIIT..AHHH..JANGAN…”

namun teriakan memelasnya hanya ditimpali oleh tertawa mengejek, apalagi kemudian lagi lagi mulutnya disumbat oleh penis seseoarang, Kinanti tak mau tahu siapa orangnya, yang jelas ia psarah pada nasib yg menimpanya.

ia tidak tahu berapa orang yg memperkosanya, ia terlalu lelah dan shock uintuk menyadari hal itu, hingga pagi menjelang ia harus terus melayani banyak lelaki , jika ia terlhat tak sadarkan diri ,orang2 itu menyiramkan air ke tubuhnya.

bahkan pada penutup mereka memasukan penis ke lubang pantat dan vagina Kinanti sekaligus, setiap kali Kinanti menjerit kesakitan semakin keras pula mereka memompanya., dan Kinanti pun tak ingat apa apa lagi.

epilog: menjelang siang para pengguna jalan tol dikejutkan dengan penemuan sesosok tubuh perempuan tanpa busana di pinggiran jalan, dilihat dari kondisinya perempuan ini masih hidup dan jelas merupakan korban perkosaan. Polisi segera melakukan penyelidikan pada kasus tersebut, dan butuh waktu sampai sebulan kemudian, sampai akhirnya polisi menangkap para pemerkosa tersebut.
dan karena kejadian itu pula akhirnya massa merusak dan membakar tempat pelacuran itu , menutup selamanya tempat itu. Dan Kinanti butuh waktu hampir setahun samapi akhirnya ia bisa hidup normal kembali, meski begitu pengalaman mengerikan itu tak akan pernah terlupakan seumur hidupnya

Dua tahun berlalu sejak kejadian pemerkosaan Kinanti. Walau masih membekas namun Kinanti tetap berusaha tegar mengahadapi semua itu, bahkan kini karirnya menanjak. Kinanti kini tidak lagi bekerja sebagai wartawan media cetak, tapi sudah bekerja di stasiun Tv swasta ternama, tidak hanya itu, dengan gagahnya kini Kinanti membawakan acara kriminal di televisi, ratingnya cukup bagus, sehingga nama Kinanti masuk dalam jajaran pembawa acara TV favorit.

“hehehe…makin cantik aja kamu manis..abang kangen nih…” gumam Renald. Dia adalah pimpinan preman yang memperkosa Kinanti dulu ketika gadis cantik itu tengah meliput kompleks lokalisasi.
seharusnya dia masih dipenjara, namun dia berhasil melarikan diri. Selama di penjara Renald mengikuti terus acara Kinanti, hal ini menjadi salah satu alasan ia kabur. Ia selalu merindukan kehangatan tubuh gadis itu, jeritan dan tangisannya. ia membayangkan membawa Kinanti ke suatu tempat memperkosanya habis habisan, dan mendengar lagi jeritan dan tangisan si cantik ini.

Demi keamanan Kinanti kini tinggal di sebuah apartemen , namun hal itu bukan halangan bagi penjahat profesional seperti Renald. Ia berhasil menyusup masuk ke apartemen tempat Kinanti tinggal. Dia tinggal menyamar menjadi kurir atau pengantar surat atau apapun itu.

Kini ia telah berdiri di depan pintu apartemen Kinanti, dengan waktu singkat ia berhasil membuka kunci apartemen tersebut, dan menguncinya kembali agar tak ada yg curiga.

masih ada waktu beberapa jam sebelum Kinanti pulang kerja dari stasiun TV. Tempat itu cukup luas, jendela kamarnya menampilkan pemandangan kota , dengan kursi dan sofa menghadap jendela , dan meja yg cukup besar dan indah di tengahnya. Renald membayangkan tubuh telanjang Kinanti terbaring disana, sementara dia memperkosanya, Kinanti menjerit dan memohon dan mungkin menangis. Penis Renald langsung menengang membayangkan hal tersebut.

Renald memasuki kamar tidur Kinanti, wangi harum khas kamar wanita segera semerbak. Renald tersenyum melihat kasur Kinanti mempunyai kaki kaki di setiap sudutnya. ia membayangkan mengikat Kinanti disitu, dengan kaki dibentangkan lebar, menanti penisnya menerobos.

dia menaruh tasnya yg berisi tali dan beberapa dildo yg dia dapat dari kawannya, malam ini ia akan berpesta dengan Kinanti, gadis cantik , pembawa acara favorit indonesia. Renald pun tertawa, ia bahkan sudah menyiapkan senjata untuk mengancam korbannya.

Renald segera menanggalkan seluruh pakaiannya, dan besembunyi di balik kamar tidur Kinanti dengan pisau siap di tangan. Renald mendengar suara kunci pintu dibuka dan suara langkah kaki menuju kamar ini. Kinanti tanpa curiga memasuki kamarnya, dengan gerak cepat Renald menangkap Kinanti dari belakang dan menodongkan pisaunya ke leher Kinanti.

“hai…cantik..masih ingat abang …?” kata Renald

seluruh tubuh Kinanti mendadak lemas, ia tentu saja tak akan pernah melupakan suara itu seumur hidupnya. Kinanti pun bisa merasakan jika Renald tidak berpakaian, penisnya menusuk nusuk belakang tubuh Kinanti.

“jangan..tidak….” Kinanti mulai memohon, air mata mulai mengalir di pipinya, mimpi buruknya yang dulu akan terulang lagi

“jangan..?hehehehe..gue udah kangen banget sama kamu sayang….ga enak di penjara….hehehe..” kata Renald menikmati ketakutan Kinanti.” hari ini kita akan bersenang senang seperti dulu sayang…”

Kinanti bagai terkena aliran listrik saat tangan Renald mulai meraba raba tubuhnya, bergerak dari pantat ke buah dada, meremasnya kuat. penis Renald terasa kian mengeras menekan pantat Kinanti, bayangan saat diperkosa dulu akan kembali menjadi kenyataan, apalagi ia menyadari jika apartemen ini kedap suara, dibuat untuk kenyamanan , namun siapa sangka hal itu malah jadi petaka bagi Kinanti.

sebenarnya Kinanti sudah tak punya hasrat untuk melawan, ia hanya bisa psrah dan berharap Renald tidak menyiksanya dan segera pergi setelahnya.

Renald mendorong Kinanti terjatuh ke kasur, Kinanti terpekik melihat Renald sudah telanjang bulat

“ingat sayang..kalau kamu menurut kamu tidak akan apa apa..tapi kalo macam macam gue bisa nyiksa kamu sampe puas..paham…?”
Kinanti hanya mengangguk pasrah.

“bagus..sekarang..buka baju kamu…ayo cepat…….”

dengan perlahan Kinanti membuka blazernya, buah dadanya tersembul dibalik branya, membuat Renald menelan ludah.

“sekarang branya juga buka..ayoooo…”

dengan terpaksa Kinanti membuka bra nya, melemparnya ke lantai, dan dengan cepat menutup buah dadanya dengan kedua tangan.

“apapan sih…ayo..turunkan tangannya…” perintah Renald

Kinanti dengan perlahan menurunkan tangannya, memperlihatkan buah dadanya dengan putingnya yg mengeras karena terkena udara dingin.

“hehehehe..pemandangan yang indah..sekarang bawahnya ayo……”

Kinanti patuh mengikuti perintah Renald kini, ia telanjang bulat di tempat tidurnya, mata Renald terbelalak melihatnya, dua tahun ia tak pernah melihat perempuan, kini perempuan cantik pasrah telanjang dihadapannya. Renald bergerak mendekat, penisnya diacungkan ke wajah Kinanti yg terduduk di kasur.

“masukin ke mulut..ayo…..jangan sampai gue main keras ya….”

Kinanti menatap wajah Renald berharap ada belas kasihan harapan yang sia sia. dengan terpaksa Kinanti memasukan penis itu ke mulutnya,

“ayo..jilati..isep..kayak dulu…”

dengan patuh Kinanti menjilati dan mengulum penis Renald, walau dengan air mata bercucuran, sementara Renald tertawa penuh kemenangan sambil tangannya tak lepas dari buah dada yg ranum itu. tak lama Renald merasa akan keluar, ia tarik penisnya dan menyiramkan spermanya ke wajah Kinanti, sehingga gadis cantik itu gelagapan.

“hahahaha….obat awet muda sayang…..hahahaha…”

Kinanti menangis karena merasa terhina, namun ia agak “beruntung” karena ia tdk melawan, maka segala siksaan yang direncanakan Renald sebelumnya tidak dijalankan.

“ayo..berbaring…” perintah Renald, yg diikuti patuh oleh Kinanti.

setelah Kinanti berbaring, Renald leluasa menjelajahi buah dada montok Kinanti, dia remas , jilat dan hisap penuh nafsu.

“ehhh…ahhhhhh..uuhhh….” Kinanti hanya bisa mengerang

Renald terus menghisap dan meremas buah dada Kinanti sampai ia merasa penisnya sudah siap tempur kembali. Renald menarik Kinanti ke depan dan menyuruh Kinanti telungkup di meja besar di depan.

“ooh..tidakk..jangan..lakukan apa saja..asal jangan disana…..” Kinanti ketakutan sadar apa yang akan terjadi

PLAKKK!!! sebuah tamparan membuat Kinanti limbung, Renald segera mengatur posisi Kinanti sebelum gadis itu sadar, dan menerobos pantat Kinanti dengan penisnya.

“AAAAAAAHHHKKK………” jerit Kinanti kesakitan

Renald kemudian menggenjot pantat Kinanti diiringi jerit kesakitan Kinanti, sesuai dengan bayangannya tadi.
stelah puas, kini giliran posisi Kinanti diatas, sementara Renald terbaring disofa.

“aahh…ahhh..ahhhh..ahhh…” erang Kinanti.

dan lagi lagi setiap orgasme, Renald menyemburkna spermanya di wajah Kinanti.

malam itu Kinanti menjadi budak sex Renald, ia harus melayani Renald bak seorang pembantu, ia harus membuatkan makanan untuk Renald dan tidak boleh berpakaian, belum lagi Renald dengan nyaris tanpa henti semalaman menyetubuhi Kinanti. baru menjelang siang keesokan harinya Renald menghentikan aksinya, Kinanti bernafas lega karena ia diizinkan Renald untuk berpakaian, namun itu tak membuat mimpi buruknya berakhir.

‘cepat…kamu ikut aku….ayo…….”paksa Renald
“kemana..jangan…ampun……”Kinanti memohon bahkan berlutut
“aah..ayo…atau mau gue main kasar..hehee…kita bulan madu sayang… hehehee….”

dan hari itu Renald dengan paksa membawa Kinanti pergi ke suatu tempat, suatu tempat yg Kinanti yakin tak akan lebih baik dari sekarang……. wartawan , pembawa acara Tv favorit akan segera menjadi budak sex……

Dengan paksa Renald membawa Kinanti ke tempat parkir di basement, sesampainya di mobil, Renald mengikat tangan dan kaki Kinanti serta menyumpal mulutnya agar tak berisik, ditaruhnya tubuh Kinanti di bawah jok belakang, dan ditutupinya dengan kain , pakaian dan benda benda lain yg tak mencurigakan, sehingga org lain tak tahu ada orang dibawah sana, juga Kinanti tak akan tahu dian akan dibawa kemana.

mobil bergerak perlahan di lalu lintas jakarta, Kinanti berusaha mengira ngira akan dibawa kemana dia. Dia tak tahu pasti namun dari perubahan suhu dan hawa ia menduga Renald membawanya ke luar kota. Terkaannya tak salah , Renald mengarahkan mobilnya ke sbuah Villa di kawasan puncak, suatu rencana telah dibuat untuk Kinanti.

Kinanti berusaha mengenali tempat itu ketika Renald menegluarkannya dari mobil, meski tahu ini daerah puncak namun ia tak tahu pasti dimana tepatnya. Renald membawa masuk Kinanti ke sebuah villa, di dalam ia mengikat Kinanti di sebuah kursi di depan sebuah TV layar lebar.

“saya mau diapakan lagi…..?” tanya Kinanti khawatir
“jangan takut nona cantik…kamu akan segera tahu…hahahaha…”
“tolong..jangan siksa saya lagi..saya akan melakukan apapun yang kamu suruh..tapi tolong ..”
“ahhh..sudah diam…..lebih baik kamu nikmati tontonan ini ya..sementara abang pergi dulu..hahahaha..”

Renald pun meninggalkan Kinanti di ruangan itu setelah menyalakan Tv dan VCD.

Kinanti menunggu apa yg akan ditunjukan oleh Renald. Namun ia tertegun, ketika ternyata Renald memutarkan rekaman ketika ia dulu pertama kali di perkosa oleh Renald dan kawan kawan. seluruh memorinya kembali ke kejadian itu, gambar vcd itu dengan jelas menggambarkan bagaimana Renald menggeranyangi tubuhnya, merenggut keperawanannya, bagaimana pula saat anak buah Renald bergilirin menyiksa dan memperkosanya.

Kinanti berteriak , sambil menghentakan kakinya ke lantai, tak lama tangisnya pun meledak.
ia menangis sejadi jadinya saat seluruh detail kejadian dulu kembali terpampang dihadapannya, ia tak mengira bisa mengalami kejadian seburuk ini.

Satu jam kemudian Renald kembali tapi ia tak sendiri, seorang chinese gendut bersamanya serta seorang bodyguard.

“lihat , koh..saya ga bohong kan…?” kata Renald sambil menunjuk pada Kinanti
“lo orang hebat…..loe bisa dapetin penyiar TV terkenal..lo gila tapi hebat..” kata a bun
“bukan itu aja koh, saya juga yang dapet perawannya…nih buktinya..”jawab Renald sambil memutar ulang vcd tadi, Kinanti hanya membuang muka tak mau melihatnya lagi, namun Renald seperti sengaja menyiksanya, volume suaranya dikeraskan sehingga, rekaman jeritan dan rintihan Kinanti saat diperkosa dulu menggema di ruangan itu.
“hahaha..lo orang hebat…ga rugi owe kenal sama loe orang….hahaha…”

ABUN mendekat pada Kinanti, meraba raba seluruh tubuh Kinanti, dan tangannya menelusup masuk ke balik rok Kinanti.

“bangsat…lepaskan saya….jangan kurang ajar ya…!” Kinanti berontak
“hahaha…ok ..ok…..dasar pelacur….lihat saja nanti..loe orang akan bertekuk lutut dihadapan owe .hahaha!”
kata a bun lalu memberi isyarat pada bodyguardnya.
bodyguard itu mengeluarkan sejenis suntikan dan mengisinya dengan suatu cairan.
“mau apa kalian..jangan…jangan…” Kinanti ketakutan melihat ia akan disuntik sesuatu.
namun sia sia, si bodyguard menyuntikan cairan itu ke tubuh Kinanti.

Kinanti tersentak, efek cairan itu mulai bekerja, kepalanya terasa pening, dan ia merasa seolah terbakar, namun kemudian rasa itu terfokus hanya buah dada dan vaginanya, tiba tiba Kinanti merasa ingin buah dadanya diremas, vaginanya seolah menagih penis untuk memasukinya, otaknya dipenuhi oleh berbagai pikiran kotor.

“dengar…loe orang itu pelacur..ayo….bilang….siapa loe orang…” kata a bun
“saya..pelacur….saya..pe..lacur ” kata kata itu meluncur tak terkendali dari mulut Kinanti
“hahaha..bagus..bagus……ayo memohon..ayo….” kata abun lagi
“sa..ya..pelacur….saya..mo..hon..setubuhi..s ..ya …..”otaknya berusaha mencegah namun mulutnya tak tertahankan.

abun tertawa penuh kemenangan, ikatan Kinanti dilepas dan ia pun langsung ambruk ke lantai, ia tka bisa mengontrol tubuhnya sendiri.

“ayo..pelacur..merangkak kemari..ayo…” a bun memerintah

diluar kesadaran Kinanti bergerak merangkak mendekati a bun, terus bergerak dan ketika dekat, rangsangan birahinya makin tak tertahankan melihat tonjolan di balik celana a bun, tanpa sadar Kinanti bergerak kesana, tangannya membuka celana abun, mengeluarkan penisnya , dan mengulumnya dengn nikmat.

otak Kinanti seolah berteriak agar Kinanti tak berbuat itu, namun tubuhnya seolah mempunyai pikiran sendiri, ia merasa terhina sekaligus merasa terangsang. penis a bun dijilati Kinanti, dikulum dan disedot sedot nikmat, abun memejamkan mata sambil meremas remas rambut Kinanti , menikmati kuluman si penyiar cantik ini.

setelah merasa cukup, a bun menyuruh Kinanti untuk melepas pakaian. dengan patuh Kinanti membuka satu persatu pakaian yg melekat ditubuhnya, rasa terbakar ini semakin parah, birahinya makin naik, apalgi saat a bun juga melepas pakaian, penisnya ygkembali menegang membuat Kinanti semakin terangsang.

buah dada Kinanti dijelajahi oleh abun, diremas remas, di kulum dan dijilat, membuat Kinanti melenguh penuh nikmat

“uuhh..aahhhh…ya…ahhhh..”

kemudian masih sambil meremas buah dada Kinanti, abun turun dan menjilati vagina Kinanti.
hal ini membuat Kinanti menggelinjang dan merintih penuh kenikmatan.

“ehhmmm..ahhhhh..ahhhhh…..”

a bun kemudian memasukan jari jarinya ke vagina Kinanti, Kinanti makin menggelinjang tak karuan. sementara a bun asyik dengan Kinanti, tiba tiba dari ruang depan terdengar teriakan histeris. Cerita Dewasa

rupanya entah darimana Renald mendapatkan seorang gadis sma, seragamnya sudah acak acakan dan tak lagi menutupi tubuhnya, buah dadanya sedang di remas remas oleh Renald, sementara dari pahanya terlihat bercak darah perawan, gadis cantik itu menangis kesakitan sementar Renald terus menggenjotnya,

“mami..tolong…mami..tolong nanda……mami..” hanya itu yg keluar dari mulut gadis itu.
diantara isak tangis dan jerit keskitannya ia terus memanggil manggil maminya.
“mami…sakiit…toolong..ma..mi….”

Renald hanya tertawa tawa melihat korbannya memohon dan memelas.dan terus mempermainkan tubuh gadis muda itu. sementara Kinanti kini sedang digenjot a bun dari belakang, meski kesakitan namun efek obat tadi lebih kuat dari serangan birahi bagaimanapun berbagai posisi telah dijalani oleh abun pada Kinanti, dan tubuh bugil Kinanti telah mengkilap karena keringat, tubuhnya terasa lelah, namun a bun kelihatan masih segar bugar, dan ketika mencapai orgasme , a bun menyuruh Kinanti menelan spermanya dan membersihkan sisa yg menempel di penis, di bawah pengaruh obat , Kinanti patuh. meski telah selesai namun a bun melarang Kinanti untuk berpakaian .

sementara itu , Renald masih menggenjot tubuh anak sma itu, nanda namanya. gadis cantik khas kecantikan sma, entah darimana dan bagaimana Renald bisa menyeretnya kemari. perkosaan yang dialaminya membuat nanda pingsan, namun hal ini tidak menghentikan Renald. ia terus menerobos vagina milik nanda. setelah puas Renald menikmati tubuh nanda , giliran abun yg menindih tubuh nanda. namun abun tak menyukai korbannya pingsan, ia kemudian membawa nanda ke kamar mandi. dan beberapa saat kemudian terdengar jeritan histeris dari kamar mandi, rupanya nanda sudah sadar.

sementara penis Renald sedang dikulum oleh Kinanti, pikiran Renald menerawang membayangkan sebuah rekaman video yang sensasional, video antara seorang penyiar Tv dan gadis sma, Renald membayangkan berbagai adegan seks yg akan terjadi antara dua gadisnya ini, dan rekaman yg akan sangat berharga sekali. Renald pun tertawa……suara tertawa Renald..seiring dengan jerit tangis nanda..dan suara setan.

Pada saatnya nanti , Kinanti dan nanda akan menjadi bintang film porno pribadinya. Cerita Sex 2016, Cerita Sex Mesum, Cerita Sex Ngentot, Cerita Sex Dewasa, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Hot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.